Selasa, 22 April 2014

Aku Senang Kalau Papa & Mama Kompak

Salam Kid’s Parents

Seringkali dalam suatu keluarga, khususnya orang tua (pasangan suami-istri), terjadi perbedaan pendapat, karakter (cepat emosi / lemah lembut), hal itu wajar. Tapi  yang menjadi persoalan disini yaitu perbedaan pendapat atau didikan orang tua berbeda dalam mendidik anak.
       Persoalan dalam mendidik anak dalam ketidak-kekompakan pasangan suami-istri (orangtua) dalam mendidik anak, dapat menimbulkan masalah bagi perkembangan emosi dan mental anak.
       Apa yang menjadi alasan utama, penulis berpendapat demikian ?
Pertama, dalam tahap perkembangan, anak sedang belajar hal yang menyenangkan baginya dan hal yang tidak menyenangkan tanpa mempertimbangkan baik-buruknya. Kedua, Anak belum mampu membedakan baik atau buruknya suatu tingkah laku. Ketiga, Anak dapat timbul agresi (perlawanan kepada pihak yang dibencinya : ayah atau ibu) dan ingin berlindung pada pihak yang melindunginya (ayah atau ibu).
       Why ?, penulis dapat memberikan contoh ketidak satuan hati orangtua dalam mendidik anak di bawah ini :
Mama berkata kepada anaknya “Ingatnya jangan main sampai malam, pulang lalu belajar kalau melanggarnya, kamu akan di hukum”. Ayah “Sudahlah ma biarlah dia bermain dengan teman-temannya sampai puas, kalau sampai malam tidak apa2 ko, nanti papa jemput dia”.
       Dari contoh di atas, anak akan mengambil kesimpulan, menganggap ibunya sebagai penjahat (artinya : kejam) dan menggangap ayahnya sebagai Superhero (Pahlawan : pihak yang membela anak).
       Finnaly (akhinya), anak akan terus melawan mamanya,  jikalau dibentak oleh mamanya maka ia pun berlindung kepada ayah yang membelanya.
       Next, kita akan membahas hal ini secara bersama2. Good Reading : )

 
Orangtua Tidak Kompak

Ketidak-kekompakan orang tua dalam mendidik anak disebabkan oleh beberapa hal di antaranya : Pertama, Perbedaan pendapat (apa yang dia pelajari, dapat dari pengalaman orangtua dulu dsb), Kedua, Orang tua tidak duduk bersama untuk bertukar pikiran, mencari solusi untuk mendidik anak, Ketiga, ayah atau ibu sangat mengasihi anaknya, sebaliknya ayah atau ibu tegas atau otoriter (sewenang2) karna menginginkan anaknya lebih baik.

Apa yang sebaiknya dilakukan ?

Kalau melihat faktor-faktor di atas yang menyebabkan ketidak-kekompakan orangtua dalam mendidik anak. Agar anda sebagai orang tua dapat mengerti apa yang harus dilakukan supaya bisa sepakat sebaiknya kedua pasangan bahas hal2 yang baik / patut dalam mendidik anak. Maksudnya supaya ada kerjasama di antara keduanya.
Penulis memberikan contoh sederhana di bawah ini (termasuk kekompakan orang tua dalam mendidik anak) :
Mama berkata kepada anaknya “anakku sayang, jangan main-main dan merobek buku kaka mu, buku itu penting untuk kakamu belajar”. Ayah “Iya, anakku sayang, benar apa kata mamamu, kamu harus hormati dan sayangi kakamu, maka kamu juga akan di sayangi oleh semua orang”
Maka, anak dia akan lebih mengerti dan melihat orangtua kompak dan tidak membela ketika dia berbuat salah, dan perlahan dia tidak akan melakukan lagi perlawanan, malah akan menurut jikalau orangtua sepakat.
           
           

Source by : Psikologi Anak

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda