Salam Kid’s Parents
Seringkali dalam suatu
keluarga, khususnya orang tua (pasangan suami-istri), terjadi perbedaan
pendapat, karakter (cepat emosi / lemah lembut), hal itu wajar. Tapi yang menjadi persoalan disini yaitu perbedaan
pendapat atau didikan orang tua berbeda dalam mendidik anak.
Persoalan
dalam mendidik anak dalam ketidak-kekompakan pasangan suami-istri (orangtua)
dalam mendidik anak, dapat menimbulkan masalah bagi perkembangan emosi dan
mental anak.
Apa
yang menjadi alasan utama, penulis berpendapat demikian ?
Pertama, dalam tahap
perkembangan, anak sedang belajar hal yang menyenangkan baginya dan hal yang
tidak menyenangkan tanpa mempertimbangkan baik-buruknya. Kedua, Anak belum mampu membedakan baik atau buruknya suatu tingkah
laku. Ketiga, Anak dapat timbul
agresi (perlawanan kepada pihak yang dibencinya : ayah atau ibu) dan ingin
berlindung pada pihak yang melindunginya (ayah atau ibu).
Why ?, penulis dapat memberikan
contoh ketidak satuan hati orangtua dalam mendidik anak di bawah ini :
Mama berkata kepada anaknya
“Ingatnya jangan main sampai malam, pulang lalu belajar kalau melanggarnya,
kamu akan di hukum”. Ayah “Sudahlah ma biarlah dia bermain dengan
teman-temannya sampai puas, kalau sampai malam tidak apa2 ko, nanti papa jemput
dia”.
Dari
contoh di atas, anak akan mengambil kesimpulan, menganggap ibunya sebagai
penjahat (artinya : kejam) dan menggangap ayahnya sebagai Superhero (Pahlawan : pihak yang membela anak).
Finnaly
(akhinya), anak akan terus melawan mamanya,
jikalau dibentak oleh mamanya maka ia pun berlindung kepada ayah yang
membelanya.
Next,
kita akan membahas hal ini secara bersama2. Good Reading : )
Baca selengkapnya »